Sinau Terampil Alam Bebas (Si Trabas) Jilid 2

Setelah sukses di edisi pertama, untuk kedua kalinya Scarf Outdoor melaksanakan pelatihan untuk keterampilan di alam bebas. Sinau Terampil Alam Bebas (Si Trabas) jilid 2, kali ini berlatih tentang digital navigation and medical first responder dengan tema Swift and Smart: Navigate the Map, Save the Life.
Si Trabas jilid 2 dilaksanakan di Jendela Langit, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan mulai Jum’at sampai dengan Minggu, 24 – 26 April 2026. Sebanyak 7 peserta dari beberapa instansi/lembaga ikut serta menjadi bagian dalam berlatih dan mengembangkan diri untuk terampil di alam bebas.
Kegiatan diawali dengan kehadiran peserta bersama panitia di titik kumpul sebelum menuju ke Jendela Langit. Kurang lebih Pukul 14.30 WIB, peserta bersama panitia berangkat bersama naik jeep menuju ke Jendela Langit yang menjadi basecamp selama kegiatan. Sampai di basecamp peserta mendirikan tenda dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan. Kak Rachmad Indra selaku Direktur PT Skraf Tunas Bakti memberikan sambutan, menyampaikan maksud dan tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait dengan keterampilan di alam bebas.
Materi pertama dilaksanakan selepas pembukaan oleh Kak Angga. Sesi pertama ini, peserta berlatih tentang Medical First Responder (MFR). Pemahaman dasar tentang apa itu MFR, memberikan bantuan hidup dasar pada korban, pembebatan, pembidaian sampai cara melakukan evakuasi dilatihkan oleh Kak Angga kepada peserta. Di akhir sesi, Kak Angga menyampaikan bahwa “Kita berlatih dengan sesuatu hal yang tidak kita inginkan untuk mempraktikannya, tapi tetap kita harus bersiap diri untuk segala sesuatu yang mungkin akan terjadi.”
Hari kedua Sabtu, 25 April 2026, aktivitas dimulai pukul 08.00 WIB bersama Kak Ihwal Praja. Agenda hari kedua ini, peserta berlatih tentang navigasi digital dengan menggunakan aplikasi avenza maps. Pemahaman dasar disampaikan oleh Kak Ihwal terkait dengan aplikasi Avenza Maps, sebelum melakukan praktik menggunakan aplikasi tersebut. Selain itu, Kak Ihwal juga tetap mengaitkan kemampuan navigasi digital dengan navigasi konvensional untuk menjadi pembanding dalam berlatih kali ini. Sesi kedua ini berakhir pukul 11.00 WIB, dilanjutkan dengan Istirahat siang.
Setelah istrahat siang, peserta melanjutkan aktivitas kembali mulai pukul 13.30 WIB. Peserta dibagi menjadi dua kelompok dan mendapatkan misi dari Kak Ihwal untuk berlatih mencari survivor yang diduga hilang ketika melakukan pendakian gunung. Peserta diberikan titik koordinat menuju ke suatu tempat, dan melakukan pencarian serta evakuasi kepada korban. Peserta bermalam di subcamp dan hari kedua diakhiri dengan sesi evaluasi dan refleksi terkait dengan aktivitas yang dilakukan.
Hari ketiga, Minggu 26 April 2026 peserta kembali turun ke basecamp untuk melakukan penutupan kegiatan. “Keterampilan adalah sesuatu hal yang berkelanjutan, maka setelah dari kegiatan ini tetap latih dan kembangkan keterampilan anda”. Sebuah pesan yang disampaikan oleh Kak Ihwal kepada peserta. Penyerahan sertifikat dan foto bersama menjadi penutup kegiatan Si Trabas jilid 2 tahun 2026.
